<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Melayu Sayang Tak Boleh Terjejas</title>
	<atom:link href="http://www.candraibrahim.com/melayu-sayang-tak-boleh-terjejas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://candraibrahim.com/melayu-sayang-tak-boleh-terjejas</link>
	<description>Mendengar, Melihat, Mencatat...</description>
	<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 04:52:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
		<item>
		<title>By: Candra Ibrahim.</title>
		<link>http://candraibrahim.com/melayu-sayang-tak-boleh-terjejas#comment-29</link>
		<dc:creator>Candra Ibrahim.</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 07:08:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://candraibrahim.wordpress.com/2008/04/29/melayu-sayang-tak-boleh-terjejas/#comment-29</guid>
		<description>terimakasih sudah memberi komentar..&lt;br/&gt;mudah2an anda tidak salah persepsi setelah membaca keseluruhan isi artikel... ini bentuk keprihatinan saya sebagai orang Melayu.. trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih sudah memberi komentar..<br />mudah2an anda tidak salah persepsi setelah membaca keseluruhan isi artikel&#8230; ini bentuk keprihatinan saya sebagai orang Melayu.. trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rilham2new</title>
		<link>http://candraibrahim.com/melayu-sayang-tak-boleh-terjejas#comment-28</link>
		<dc:creator>rilham2new</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 06:18:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://candraibrahim.wordpress.com/2008/04/29/melayu-sayang-tak-boleh-terjejas/#comment-28</guid>
		<description>Ya Allah, mimpi buruk apa saya semalam. Riau sebagai penghasil SDA (salah satu yang) terbesar. Memang sangat ditakuti kalau dipimpin oleh seorang Putra Daerah. Itu alasan kuat kenapa di era ORBA, Gubernur Riau tidak pernah PUTRA DAERAH.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengenai Soeripto, kebetulan waktu era dia .. saya tinggal di Batam. Dan cukup membuat saya terkejut, kalau beliau gemar menghabiskan waktu BERMAIN GOLF DI BATAM, selama berhari-hari. Ketimbang pergi  ke kantornya di Pekanbaru.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;SALEH DJASIT dan RUSLI ZAINAL lah yang berusaha mengembalikan nilai melayu kepada tempatnya. Sewaktu Era SOERIPTO, mana ada ceritanya orang melayu (perusahaan melayu) dikasih kesempatan untuk mengerjakan proyek atau membangun sesuatu. Semuanya berbasis kronisme. Dan satu lagi, dulu waktu saya tinggal di Batam. Mana ada ceritanya WALIKOTA BATAM punya kuasa, mereka cuman diam makan gaji buta. Berkoar-koar pun tidak ada yang mau mendengarkan. Miris, memang. Karena di masa lalu, YANG ADA KUASA HANYALAh OTORITA BATAM (dan selalu OTORITA BATAM)... Aneh, bukan kalau warga Batam berhubungan dengan pemerintah resmi mereka (Pemerintah Kota, DATI II) cuman justru ketika mereka hendak membuat KTP dan AKTE KELAHIRAN saja ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah, mimpi buruk apa saya semalam. Riau sebagai penghasil SDA (salah satu yang) terbesar. Memang sangat ditakuti kalau dipimpin oleh seorang Putra Daerah. Itu alasan kuat kenapa di era ORBA, Gubernur Riau tidak pernah PUTRA DAERAH.</p>
<p>Mengenai Soeripto, kebetulan waktu era dia .. saya tinggal di Batam. Dan cukup membuat saya terkejut, kalau beliau gemar menghabiskan waktu BERMAIN GOLF DI BATAM, selama berhari-hari. Ketimbang pergi  ke kantornya di Pekanbaru.</p>
<p>SALEH DJASIT dan RUSLI ZAINAL lah yang berusaha mengembalikan nilai melayu kepada tempatnya. Sewaktu Era SOERIPTO, mana ada ceritanya orang melayu (perusahaan melayu) dikasih kesempatan untuk mengerjakan proyek atau membangun sesuatu. Semuanya berbasis kronisme. Dan satu lagi, dulu waktu saya tinggal di Batam. Mana ada ceritanya WALIKOTA BATAM punya kuasa, mereka cuman diam makan gaji buta. Berkoar-koar pun tidak ada yang mau mendengarkan. Miris, memang. Karena di masa lalu, YANG ADA KUASA HANYALAh OTORITA BATAM (dan selalu OTORITA BATAM)&#8230; Aneh, bukan kalau warga Batam berhubungan dengan pemerintah resmi mereka (Pemerintah Kota, DATI II) cuman justru ketika mereka hendak membuat KTP dan AKTE KELAHIRAN saja &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

